Gulir Untuk Melanjutkan Konten
BeritaBoltaraRegional

Ritual Mandi Safar di Pinogaluman, Bupati Boltara Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Leluhur

167
×

Ritual Mandi Safar di Pinogaluman, Bupati Boltara Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Leluhur

Sebarkan artikel ini

Boltara, Asumsi.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rahmat R. Pontoh, SH., M.Si menghadiri kegiatan Doa untuk Negeri dalam rangka ritual adat Mandi Safar 1447 H/2025 M yang digelar di Bendungan Desa Busato, Kecamatan Pinogaluman, Rabu (20/8/2025).

Dalam sambutan Bupati Boltara yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, disampaikan bahwa tradisi Mandi Safar merupakan warisan leluhur yang sarat nilai serta mencerminkan akulturasi harmonis antara adat istiadat dan ajaran Islam.

“Mandi Safar yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini harus terus dirawat dan dilestarikan, baik secara formal maupun informal, karena mengandung makna kebersamaan, doa, serta harapan untuk kebaikan daerah dan masyarakat,” ujar Rahmat Pontoh saat membacakan sambutan Bupati.

BACA JUGA  Begini Keseruan Kemah Bhakti Karya Pembangunan di Pentadio Resort

Momentum ritual adat tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Masyarakat Desa Busato bersama pemerintah dan tokoh adat turut memanjatkan doa untuk bangsa, khususnya bagi Kabupaten Bolmut agar senantiasa diberkahi dan dipimpin oleh pemimpin yang amanah, sehingga terwujud daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Boltara, Camat Pinogaluman, Kapolsek Pinogaluman, Kepala KUA Pinogaluman atau perwakilan, Sangadi Desa Busato, serta masyarakat setempat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *