LIMBOTO, Asumsi.id – Baru saja dilantik pada Jumat pagi, 27 Februari 2026, Saiful R. Pakaya, S.IP., M.H langsung “tancap gas” memulai konsolidasi bersama masyarakat Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto. Kepercayaan yang diberikan melalui Keputusan Bupati Gorontalo tertanggal 26 Februari 2026 itu disambutnya dengan langkah cepat dan komitmen kerja nyata.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal, penyambutan Lurah Hutuo diawali dengan prosesi adat Mopotilolo, sebuah tradisi Gorontalo bagi pejabat yang akan mengemban amanah pemerintahan.
Prosesi tersebut berlangsung di Masjid Al Isra, Lingkungan V, Kelurahan Hutuo, dan dirangkaikan dengan salat Isya serta tarawih berjamaah bersama masyarakat.
Momentum itu menjadi simbol awal pengabdian Saiful R. Pakaya yang menegaskan pentingnya membangun kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat serta berakar pada nilai adat dan religiusitas.
Dalam pernyataannya, Saiful menegaskan bahwa fokus utamanya adalah melakukan sinkronisasi program pembangunan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, penyelarasan program menjadi kunci agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, terarah, dan tepat sasaran.
“Kami siap membangun koordinasi yang intensif dengan pihak kecamatan dan pemerintah kabupaten, agar seluruh program dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Hutuo,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dan Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh dedikasi dan loyalitas, demi mendukung visi dan misi pemerintah daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Saiful menyoroti harapan Bupati terkait penanganan persoalan persampahan di wilayah Limboto, termasuk di Kelurahan Hutuo, yang menurutnya menjadi tantangan bersama dan harus segera ditangani secara sistematis.
Selain itu, persoalan kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram juga menjadi perhatian serius pemerintah kelurahan.
“Kami siap mengawal dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan masalah sampah serta distribusi Elpiji 3 kilogram, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Saiful pun memohon dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, instansi teknis, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Kelurahan Hutuo, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat pengawasan distribusi kebutuhan pokok.
Penunjukan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Kelurahan Hutuo dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.*









