Warga Trans Kobe Tutup Jalan, Protes Pembuangan Sampah oleh Karyawan Tambang

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halteng, Asumsi.id – Aksi penutupan jalan terjadi di Desa Trans Kobe, Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), pada Kamis (30/10/2025). Warga menutup jalur utama desa sebagai bentuk protes terhadap maraknya pembuangan sampah sembarangan yang diduga dilakukan oleh sejumlah karyawan tambang yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.

Empat warga Desa Trans Kobe melakukan pemalangan jalan untuk memberi peringatan kepada para karyawan serta penghuni kos dan penginapan agar tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan. Aksi tersebut sempat memicu adu mulut antara warga dengan beberapa karyawan yang hendak berangkat maupun pulang kerja.

Warga menilai, imbauan Pemerintah Daerah Halteng terkait penertiban pembuangan sampah belum sepenuhnya diindahkan. Mereka berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat tumbuh di kalangan masyarakat dan pekerja tambang.

BACA JUGA  Bupati Sofyan Puhi Pimpin Rapat Permohonan Restrukturisasi Pinjaman PEN Daerah

“Kami berharap semua pihak, terutama pemilik kos dan penginapan di sekitar tambang, ikut menjaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan. Ini demi kebaikan bersama,” ujar salah satu warga Trans Kobe, yang tak ingin disebutkan namanya.

Sebelumnya, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan, saat memimpin Gerakan Jumat Bersih di sejumlah titik strategis wilayah Kota Weda, Jumat (11/4/2025).

“Gerakan ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Bupati Ikram.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halteng, Rivani A. Rajak, berharap gerakan tersebut dapat menjadi pemicu terbentuknya budaya bersih dan sehat di masyarakat.

BACA JUGA  Penjabat Sekda Bolmut Resmikan Gebyar Penggalang Ke-4

“Tujuannya bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta menciptakan kondisi Kota Weda yang bersih, indah, dan nyaman,” ungkap Rivani, dikutip dari laman pojokmalut.com.

Warga berharap insiden seperti di Desa Trans Kobe tidak lagi terulang, dan kesadaran kolektif menjaga kebersihan bisa tumbuh di seluruh wilayah Halteng.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut
Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
‎Bupati Sirajudin Hadiri Rakor KPK dan Pemda Sulut, Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi di Sektor Pertanahan
Dinkes Boltara Lakukan Survey Kontak dan Pembagian Kelambu Berinsektisida untuk Cegah Penyebaran Malaria
Maksimalkan Potensi Perikanan Daerah, Bupati Sofyan Puhi Dorong Pemenuhan Gizi Anak Lewat GEMARIKAN
Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha
Sopir Truk Penyeleweng 4.000 Liter Solar Subsidi di Jember Ditahan Polisi
Kemnaker Gandeng IKA FIKOM UNPAD Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:43

Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:36

Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:44

‎Bupati Sirajudin Hadiri Rakor KPK dan Pemda Sulut, Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi di Sektor Pertanahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:14

Dinkes Boltara Lakukan Survey Kontak dan Pembagian Kelambu Berinsektisida untuk Cegah Penyebaran Malaria

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:01

Maksimalkan Potensi Perikanan Daerah, Bupati Sofyan Puhi Dorong Pemenuhan Gizi Anak Lewat GEMARIKAN

Berita Terbaru