Boltara, Asumsi.id – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pemungutan pajak daerah dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melalui Bidang Pendapatan melaksanakan serangkaian kegiatan lapangan di seluruh wilayah kecamatan.
Kegiatan tersebut meliputi pendataan dan pemutakhiran data wajib pajak serta objek pajak, penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) kepada wajib pajak, dan penyematan poster pajak daerah di tempat-tempat usaha yang menjadi objek pajak. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara bertahap oleh tim teknis Bidang Pendapatan BPKPD Boltara.
Langkah pendataan dan pemutakhiran data menjadi fokus utama untuk memastikan seluruh potensi penerimaan pajak daerah teridentifikasi secara akurat. Program ini mencakup berbagai sektor strategis seperti pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, serta pajak penerangan jalan yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD.
Selain itu, BPKPD juga melakukan penyampaian langsung SPTPD kepada para wajib pajak sebagai bentuk pelayanan dan pembinaan. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diharapkan semakin memahami hak dan kewajibannya dalam bidang perpajakan daerah. Petugas turut memasang poster pajak daerah di lokasi-lokasi usaha yang memuat pesan edukatif mengenai manfaat pajak bagi pembangunan serta pentingnya membayar pajak tepat waktu.
Sebagai bagian dari inovasi layanan publik, BPKPD Boltara kini mendorong pemanfaatan kanal pembayaran digital bagi wajib pajak. Pembayaran pajak daerah dapat dilakukan secara non-tunai melalui transfer bank, mobile banking, maupun QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang telah disediakan. Langkah ini merupakan implementasi dari Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dalam mewujudkan sistem pembayaran pajak yang mudah, cepat, aman, dan transparan.
“Inovasi layanan digital ini merupakan bagian dari transformasi pengelolaan keuangan daerah. Kami terus mendorong digitalisasi pembayaran pajak agar wajib pajak dapat menunaikan kewajibannya dengan lebih praktis tanpa harus datang langsung ke kantor,” ujar Kepala BPKPD Boltara, Nul Hakim, S.Sos., M.Si. tulis akun Facebook BPKPD Boltara, Jum’at (17/10/2025).
Melalui serangkaian kegiatan tersebut, BPKPD Boltara menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pendapatan daerah yang modern, berbasis data, dan responsif terhadap perkembangan teknologi, sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.*













