Boltara – Kursi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) akhirnya memiliki nakhoda definitif. Nul Hakim, S.Sos., M.Si., resmi dilantik oleh Bupati Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., pada Selasa (9/9/2025), di Aula Pohohimbungo Bapelitbangda.
Pelantikan ini menandai berakhirnya masa “transisi panjang” yang sempat diwarnai oleh kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt). Sejak purnabakti Awaludin Manangin, SP., pada Agustus 2024, jabatan Kepala BPKPD silih berganti diisi oleh pejabat sementara. Aroman Talibo, S.Pt., sempat menakhodai lembaga tersebut dengan sejumlah terobosan, seperti keterbukaan data APBD 2025. Kemudian, Dr. H. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd., M.Si., ditunjuk sebagai Plt sekaligus tetap menjalankan peran strategisnya sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda.
Situasi ini memperlihatkan betapa pentingnya peran BPKPD dalam arsitektur tata kelola keuangan daerah. Dengan tanggung jawab besar mengawal pendapatan serta belanja daerah, posisi kepala definitif bukan hanya soal formalitas jabatan, melainkan soal kepastian arah kebijakan fiskal daerah.
Masuknya Nul Hakim sebagai pejabat definitif membuka babak baru. Ia dihadapkan pada tantangan menjaga stabilitas fiskal di tengah tuntutan publik yang kian tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas. Kehadirannya diharapkan bukan sekadar melanjutkan estafet dari para Plt sebelumnya, melainkan juga membawa inovasi dalam digitalisasi pengelolaan keuangan, efisiensi belanja, serta optimalisasi pendapatan daerah.
Pelantikan ini, pada akhirnya, bukan hanya tentang pengisian jabatan. Ia menjadi simbol kepastian birokrasi: bahwa roda pemerintahan perlu dikemudikan oleh nakhoda yang sah agar arah pembangunan dan keuangan daerah tetap terjaga konsistensinya.*








