Bupati Gorontalo Lepas 450 Prajurit Yonif 713/Satya Tama ke Papua: Tugas adalah Kehormatan Tertinggi ‎

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO, Asumsi.id – Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, memberikan pembekalan dan motivasi kepada 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 713/Satya Tama yang akan mengemban tugas negara di wilayah Indonesia Timur, Papua. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para prajurit sebagai garda terdepan bangsa. Kamis (26/03/2026)

‎Penugasan ini merupakan Wujud Pengabdian Tanpa Pamrih, olehnya Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Gorontalo, Bupati Sofyan Puhi menyatakan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada para prajurit yang terpilih. Menurutnya, keberangkatan ini merupakan bukti nyata dari pengabdian tanpa pamrih kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya sebagai representasi kebanggaan daerah Gorontalo.

‎”Penugasan ini bukanlah hal yang ringan. Membutuhkan kesiapan mental, fisik, serta semangat yang tinggi. Terlebih, saudara-saudara akan terpisah jauh dari keluarga. Namun di balik itu semua, terdapat nilai pengabdian dan kehormatan yang sangat besar,” ujar Sofyan Puhi.

BACA JUGA  Penjabat Bupati Bolmut dan Ketua DPRD Hadiri Penyerahan LHPK APBD dan JKN Semester II 2024

‎Bupati menekankan bahwa bertugas jauh dari rumah berarti berada lebih dekat dengan tanggung jawab besar. Ia meyakini bahwa prajurit Yonif 713/Satya Tama adalah personel terbaik yang telah terlatih dengan loyalitas serta dedikasi tinggi dalam menjalankan amanah negara.

‎Lebih lanjut, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga integritas selama berada di Papua. Ia berpesan agar para prajurit senantiasa Menjaga disiplin dan profesionalisme dalam setiap tindakan, Menaati segala ketentuan tugas dan prosedur yang berlaku, Menjunjung tinggi kode etik prajurit sebagai abdi negara.

‎Menutup arahannya, Sofyan Puhi menegaskan bahwa penugasan ini merupakan amanah besar negara dan kesempatan menjalankan tugas operasi tidak datang ke semua prajurit. Oleh karena itu, momentum ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

BACA JUGA  Bupati Gorontalo Buka Pelatihan Bisnis dan Kewirausahaan, Dorong IKM Naik Kelas

‎”Papua adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara. Jaga nama baik kesatuan dan daerah selama bertugas di sana,” pungkasnya.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harganas ke-33, Murung Raya Perkuat Peran Keluarga dalam Pembangunan Daerah
Boltara Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK RI
Murung Raya Raih WTP Lagi dari BPK untuk LKPD 2025
Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa
Mengenal Asas Kontradiktur Delimitasi, Kunci Kepastian Batas Bidang Tanah
‎Pulang ke Gorontalo, Syafrin Liputo Disambut Prosesi Adat Mopotilolo
Kemnaker Matangkan Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia Jelang ILC ke-114
Peringati Idul Adha 1447 H, BTM Masjid Agung Baiturrahman Boroko Potong 2 Ekor Sapi Bantuan Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18

Harganas ke-33, Murung Raya Perkuat Peran Keluarga dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:15

Boltara Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK RI

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:50

Murung Raya Raih WTP Lagi dari BPK untuk LKPD 2025

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:31

Semarak Iduladha 1447 H, Menteri Nusron Salurkan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren Attaqwa

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:15

Mengenal Asas Kontradiktur Delimitasi, Kunci Kepastian Batas Bidang Tanah

Berita Terbaru

Berita

Murung Raya Raih WTP Lagi dari BPK untuk LKPD 2025

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:50