LIMBOTO, Asumsi.id – Di tengah tekanan kenaikan harga beras yang mulai dirasakan masyarakat, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi tampil di garis depan memastikan rakyat kecil tetap terlindungi. Sofyan turun langsung menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di lima kelurahan di Kecamatan Limboto, Senin (1/12).
Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk periode Oktober–November 2025 itu disalurkan di Kelurahan Kayumerah, Bongohulawa, Biyonga, Tilihuwa, dan Bulota. Aksi cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Gorontalo tidak tinggal diam menghadapi gejolak harga kebutuhan pokok.
Dalam setiap titik penyaluran, Bupati Sofyan memberikan pesan tegas dan terbuka kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ia mengingatkan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan keluarga.
“Beras ini jangan dijual lagi. Ini hak bapak ibu. Gunakan untuk konsumsi keluarga, apalagi harga beras sedang naik,” ujar Sofyan dengan nada tegas.
Kehadiran langsung Bupati di tengah warga mendapat sambutan positif. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif dan hadir di saat masyarakat membutuhkan.
Sofyan berharap penyaluran CPP ini mampu menahan tekanan warga akibat lonjakan harga beras, sekaligus menunggu stabilisasi harga di tingkat pasar. Ia menegaskan pemerintah tetap memantau pergerakan harga dan siap melakukan intervensi lanjutan bila dibutuhkan.
Ratusan KPM di lima kelurahan menerima bantuan tersebut. Berikut rinciannya:
Tilihuwa: 382 KPM
Bulota: 336 KPM
Biyonga: 197 KPM
Bongohulawa: 184 KPM
Kayumerah: 166 KPM
Total ribuan paket bantuan digelontorkan secara serentak, memperlihatkan keseriusan Pemkab Gorontalo dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin di tengah fluktuasi harga pangan.
Dengan langkah cepat ini, Bupati Sofyan kembali menegaskan komitmennya: pemerintah hadir, rakyat tidak dibiarkan berjuang sendiri.*













