Asumsi.id – Andi Muhammad, yang akrab disapa Daeng Anpes, tak kuasa menahan haru saat mencapai garis finis di Tugu Zero Point, Kota Manado, Sulawesi Utara, tepat pukul 07.25 WITA, Rabu (12/2/2025).
Perjalanan luar biasa sejauh 1.800 km, yang dimulai dari Makassar, Sulawesi Selatan, pada 19 September 2024, akhirnya tuntas setelah 126 hari (4 bulan 6 hari) berjalan kaki melintasi lima provinsi di Pulau Sulawesi.
Dengan tubuh lelah namun penuh semangat, Daeng Anpes langsung bersujud syukur, menandai pencapaiannya yang luar biasa. Tangis haru mengalir di wajahnya saat ia mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol kemenangan atas perjuangannya.
“Apa yang saya mulai harus saya selesaikan,” tegasnya.
Kedatangannya disambut hangat oleh warga Manado dan para pendukung yang telah mengikuti perjalanannya sejak awal. Suasana semakin emosional saat tepuk tangan dan sorakan motivasi menggema di sekitar Tugu Zero Point.
Menurut Daeng Anpes, perjalanan ini bukan sekadar tentang jarak yang ditempuh, tetapi juga tentang menaklukkan ketakutan dan membuktikan bahwa tekad yang kuat mampu mengalahkan segala rintangan.
“Saya telah selesai, dan sebelum mencapai garis finis, saya tidak akan mundur,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah membantunya selama perjalanan, baik dengan doa, dukungan moral, maupun bantuan lainnya.*













