Dukung RPJMD 2025–2029, Fraksi PDIP Tekankan Ekonomi Kerakyatan dan Transparansi Anggaran

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dewi Astuti Mondo

Foto: Dewi Astuti Mondo

Boltara, Asumsi.id – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyatakan dukungan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, dengan menyampaikan sejumlah catatan strategis untuk memperkuat arah pembangunan lima tahun ke depan.

‎Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi, Dewi Astuti Mondo, dalam Rapat Paripurna DPRD Boltara yang digelar Selasa (5/8/2025) malam di Ruang Sidang DPRD.

‎Dalam pandangannya, Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya peningkatan daya saing daerah melalui pertumbuhan sektor industri kecil, koperasi, dan UMKM yang berpijak pada prinsip keadilan sosial.

Selain itu, sektor pariwisata juga didorong untuk dikembangkan secara berkelanjutan berbasis budaya lokal dan pelestarian lingkungan.

BACA JUGA  Bimtek Pengembangan SDM untuk Optimalisasi Sosialisasi Pilkada 2024 di Kabupaten Bolmut

‎“Peningkatan UMKM dan sektor pariwisata berbasis budaya lokal harus menjadi tulang punggung ekonomi daerah ke depan,” ujar Dewi Astuti Mondo.

‎Fraksi PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya menarik investasi produktif yang ramah lingkungan, disertai penyederhanaan birokrasi dan jaminan kepastian hukum untuk menciptakan iklim investasi yang kompetitif.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur yang berkualitas, pendidikan dan kesehatan inklusif, serta pemerataan akses pelayanan publik turut menjadi perhatian.

“Pelayanan publik harus cepat, tepat, mudah diakses, dan berkeadilan, khususnya untuk masyarakat lapisan bawah,” lanjut Dewi.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, fraksi menegaskan bahwa peningkatan akuntabilitas kinerja perangkat daerah dan transparansi pengelolaan keuangan menjadi kunci mewujudkan reformasi birokrasi yang pro-rakyat.

BACA JUGA  Indonesia-Turki Bentuk Komite Bersama Kerja Sama Industri

‎“Kami mendorong setiap program pembangunan disusun berbasis indikator kinerja yang terukur dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan akan terus mengawal proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan dengan prinsip transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.

“Reformasi birokrasi bukan sekadar kewajiban administrasi, tapi upaya nyata membangun pemerintahan daerah yang benar-benar bekerja untuk rakyat,” pungkas Mondo.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru