Bolmong Utara, Asumsi.id – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Government Care di Kecamatan Sangkub, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Bolmong Utara menggelar berbagai kegiatan terpadu yang menyasar langsung keluarga berisiko stunting, Jumat (20/6/2025).
Kepala Dinas PPKBPPPA Bolmong Utara, Yani Lasama, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS) berhasil melayani 17 akseptor KB sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian angka kelahiran dan peningkatan kualitas hidup keluarga.
Selain itu, bersama Dinas Perkimtan, Dinas PPKBPPPA juga melakukan verifikasi dan validasi (verval) KRS atau Keluarga Berisiko Stunting di 13 rumah di wilayah Kecamatan Sangkub.
Rumah-rumah tersebut termasuk kategori tidak layak huni, serta tidak memiliki fasilitas sanitasi dasar seperti jamban.
“Verifikasi ini penting untuk mengetahui kondisi riil keluarga berisiko stunting di lapangan, sehingga intervensi program dapat dilakukan lebih tepat sasaran,” kata Yani Lasama.
Dikesempatan itu juga, Dinas PPKBPPPA turut melakukan penyerahan bantuan Orang Tua Asuh (OTA) bagi keluarga berisiko stunting, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Tak hanya itu, sosialisasi juga diberikan kepada masyarakat melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GAKI), yang bertujuan mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Untuk diketahui, kegiatan Dinas PPKBPPPA Bolmong Utara berlangsung di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Sangkub, dengan melibatkan jajaran Dinas PPKBPPPA hingga Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).*








