LIMBOTO, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kecamatan Limboto. Kegiatan berskala nasional tersebut diproyeksikan menjadi momentum penting dalam memperkuat sektor pertanian, perikanan, serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Indonesia.
Kesiapan pelaksanaan Penas KTNA XVII menjadi salah satu topik utama dalam dialog interaktif yang disiarkan RRI Gorontalo, Rabu (3/6/2026), dengan menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, sebagai narasumber.
Dalam dialog tersebut, Sugondo menjelaskan bahwa seluruh tahapan persiapan terus berjalan secara intensif melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, panitia pusat dan daerah, pemerintah kecamatan, lembaga vertikal, serta berbagai instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda nasional yang akan dihadiri ribuan petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha dari berbagai provinsi di Indonesia.
Menurut Sugondo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memiliki sejumlah tanggung jawab strategis, mulai dari penyiapan lahan gelar teknologi pertanian, lokasi kegiatan, penataan infrastruktur jalan menuju kawasan kegiatan, penataan kawasan Sport Center Limboto, hingga penyediaan homestay bagi peserta dan tamu yang akan hadir selama pelaksanaan Penas.
“Seluruh persiapan terus berproses dan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kami terus melakukan koordinasi dan pemantauan agar setiap kebutuhan dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Penas KTNA XVII bukan hanya menjadi ajang pertemuan nasional bagi petani dan nelayan, tetapi juga kesempatan emas bagi Kabupaten Gorontalo untuk menunjukkan kemajuan pembangunan daerah, potensi sektor pertanian, serta keramahan masyarakat Gorontalo sebagai tuan rumah.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu. Berbagai pembenahan infrastruktur dan fasilitas pendukung terus dikebut guna memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta yang akan datang.
Sugondo menegaskan bahwa daerahnya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama penyelenggaraan Penas KTNA XVII. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, Kabupaten Gorontalo siap menjadi tuan rumah yang sukses dan berkesan.
“Ini merupakan kehormatan sekaligus peluang besar bagi Gorontalo. Kami ingin memastikan para peserta tidak hanya mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, tetapi juga membawa kesan positif tentang Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang maju, ramah, dan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan,” katanya.
Lebih jauh, pelaksanaan Penas KTNA XVII diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi daerah, mulai dari meningkatnya promosi wisata dan investasi, tumbuhnya sektor ekonomi masyarakat, hingga semakin kuatnya posisi Gorontalo sebagai salah satu daerah penggerak pembangunan pertanian di kawasan timur Indonesia.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Gorontalo optimistis Penas KTNA XVII akan menjadi perhelatan nasional yang sukses, sekaligus meninggalkan warisan positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.*










