Legislator PAN Jatim Apresiasi Langkah Bupati Ponorogo Tutup Prostitusi Terselubung

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Upaya Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko yang secara tegas menutup 2 lokasi prostitusi terselubung berkedok warung kopi memantik apresiasi Anggota Komisi E DPRD Jatim, Suli Da’im. Kedua lokasi tersebut berada di Jalan Raya Siman-Ponorogo tepanya di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Siman serta di sekitar Pasar Janti Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan.

Kepada sejumlah awak media, Kang Suli sapaan akrab Suli Da’im mengaku salut dengan langkah tegas Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko beserta jajarannya terkait keberadaan prostitusi terselubung tersebut. “Saya mengapresiasi Bapak Bupati Ponorogo yang segera melakukan langkah cepat dengan menutup semua tempat yang rentan dijadikan kegiatan prostitusi di Ponorogo,” ungkap Kang Suli, Kamis (8/5/2025).

BACA JUGA  Bupati Sofyan Serahkan 800 Ribu Bibit Kelapa, Sasar 8.000 Hektare Lahan Petani

Selain itu dia juga memuji langkah tegas orang nomor satu di jajaran Pemkab Ponorogo tersebut yang melakukan skrining secara berkelanjutan terhadap tempat hiburan yang ada di Kota Reog. “Begitu juga terhadap tempat hiburan malam yanga ada di Ponorogo juga dilakukan skrining secara berkelanjutan agar dengan cepat segera melakukan pencegahan,” tambah Legislator PAN ini.

Berdasarkan data dari Dinkes Ponorogo yang menunjukkan tren peningkatan kasus HIV dalam tiga tahun terakhir di tahun 2023 tercatat 85 kasus baru, meningkat menjadi 110 kasus pada 2024. Hingga April 2025, jumlah kasus HIV/AIDS telah mencapai 137 kasus.

Bahkan gerak cepat Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo juga melakukan gerakan skrining massal di sejumlah Puskesmas yang ada di Ponorogo di tempat hiburan, pasar atau tempat-tempat yang ditengarai rentan penularan HIV/AIDS ini. Lebih bahaya lagi ibu rumah tangga yang suaminya biasa jajan dan mereka tidak menyadari bahwa yang bersangkutan terinfeksi HIV/AIDS. Kondisi ini harus mendapatkan perhatian serius seluruh elemen masyarakat untuk turut serta bagaimana meminimalisasi angka HIV/AIDS khususnya di Ponorogo ulama, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Ponorogo: Temu Karya Karang Taruna Momentum Bangkitnya Anak Muda Hebat

Sementara itu untuk Kasus HIV/AIDS di Jawa Timur selama tahun 2024 terdapat 24.776 kasus. Bahkan Provinsi Jatim menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus AIDS terbanyak di Indonesia, setelah Papua yang mencapai 25.846 kasus.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolsek Sangkub Hadiri Panen PM-AAS, Sinergi Pertanian Diperkuat
Hari Santri Nasional 2026 di Ngawi, Sejumlah Agenda Keagamaan dan Santri Disiapkan
‎Bupati Gorontalo Minta Kader PMII Berani Kritis Berbasis Data dan Tetap Santun
Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat
‎Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Tegaskan Jadi Anggota Sejak 2025
Maryam Sofyan Puhi Temui Selvi Gibran, Bahas Kunjungan Seruni ke Gorontalo
Hadapi Perkembangan Teknologi, Wamenaker Tekankan Peningkatan Kompetensi Teknisi Ponsel
Tingkatkan Kualitas Pembinaan Atlet Muda, Perbasi Kabupaten Gorontalo Gelar “Perbasi Goes to School”

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:19

Kapolsek Sangkub Hadiri Panen PM-AAS, Sinergi Pertanian Diperkuat

Selasa, 29 September 2026 - 12:23

Hari Santri Nasional 2026 di Ngawi, Sejumlah Agenda Keagamaan dan Santri Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

‎Bupati Gorontalo Minta Kader PMII Berani Kritis Berbasis Data dan Tetap Santun

Senin, 28 September 2026 - 18:35

Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 23:08

‎Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Tegaskan Jadi Anggota Sejak 2025

Berita Terbaru