Pemkot Bandung Berdayakan Perempuan Kepala Keluarga Lewat Pelatihan dan Permodalan

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat dukungan terhadap perempuan yang menjadi kepala keluarga.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), program pemberdayaan perempuan kepala keluarga (Pekka) dijalankan secara berkelanjutan, terutama untuk membekali mereka dengan pelatihan vokasional dan akses bantuan permodalan.

Kepala DP3A Kota Bandung Uum Sumiati menjelaskan, perempuan sebagai kepala keluarga patut mendapatkan penghargaan atas perannya yang berat dalam menopang rumah tangga.

“Perempuan sebagai kepala keluarga ini musti diberi penghargaan. Karena sebagai single mother tentu berat sekali,” katanya di Balai Kota Bandung, Senin (21/4/2025).

Menariknya, kategori Pekka di Kota Bandung tidak hanya mencakup perempuan yang berstatus janda, tapi juga mereka yang masih memiliki suami namun mengambil alih peran sebagai tulang punggung keluarga.

BACA JUGA  Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ikuti Retret di Akmil Magelang, Warganet Beri Dukungan

“Bahkan perempuan yang sebetulnya masih memiliki suami, tetapi dia menjadi pelayan keluarga. Suaminya sakit atau tidak bisa bekerja. Itu juga kita masukkan ke dalam definisi Pekka,” ucapnya.

Untuk mendukung mereka, DP3A memberikan pelatihan keterampilan seperti menjahit, membuat pastry, dan berbagai pelatihan lain yang disesuaikan dengan minat serta potensi.

Setelah mengikuti pelatihan, para Pekka juga mendapat bantuan permodalan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Baznas Kota Bandung.

“Kurang lebih sudah 160 lebih perempuan yang kita bantu dengan jumlah bantuan variatif, dari Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, terutama untuk para perempuan kepala keluarga ini setelah mereka kita latih,” ujarnya.

Tidak berhenti sampai pelatihan dan permodalan, Pemkot juga memfasilitasi pemasaran produk-produk para Pekka melalui program Warung Cetar, hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.*

BACA JUGA  Oknum Guru Pelaku Pelecehan Terhadap Siswi SD di Pemalang Ternyata Masih Keluarga Dekat Korban

“Mayoritas adalah produk dari perempuan kepala keluarga kami yang ada di Kota Bandung yang mengisi produk di sana untuk penjualannya,” ucapnya. *

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo Safwan Bano Terima Lencana Pancawarsa di Hari Pramuka ke-65
Bupati Sofyan Puhi Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Gorontalo
‎Kejari Talaud Tetapkan Ronal Rando Tersangka Kelima Dugaan Korupsi Tanah Rp2,2 Miliar
RUU Perampasan Aset Dikebut, Pimpinan DPR Teken Komitmen dan Siap Mundur Jika Gagal
RUU Perampasan Aset Ditargetkan Disahkan Desember 2026, DPR Siapkan Pembahasan Delapan Pekan
Sofyan-Tonny Buktikan Kinerja, Pemkab Gorontalo Borong Tiga Penghargaan KPPN Award
Kapolres Boltara Hadiri Pembukaan KreatiVesia 2026, Dorong Generasi Muda Terus Berkarya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:02

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:00

Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo Safwan Bano Terima Lencana Pancawarsa di Hari Pramuka ke-65

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:52

Bupati Sofyan Puhi Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Gorontalo

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:58

‎Kejari Talaud Tetapkan Ronal Rando Tersangka Kelima Dugaan Korupsi Tanah Rp2,2 Miliar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:00

RUU Perampasan Aset Dikebut, Pimpinan DPR Teken Komitmen dan Siap Mundur Jika Gagal

Berita Terbaru