‎Polisi Ungkap Kronologi Gugurnya Briptu EM, Dua Terduga Pelaku Masih Diburu

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara, Asumsi.id – Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) membeberkan kronologi insiden yang menyebabkan personel Unit Reaksi Cepat (URC), Briptu EM, gugur saat menjalankan tugas pengamanan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Minggu (28/6/2026) malam. Penjelasan tersebut disampaikan Kapolres Boltara, AKBP Juleigtin Siahaan, S.I.K., dalam konferensi pers, Senin (29/6/2026).

‎Kapolres menjelaskan, peristiwa bermula saat Tim URC menerima laporan masyarakat mengenai dugaan keributan yang melibatkan sejumlah orang bersenjata tajam. Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT segera bergerak menuju lokasi untuk mengamankan situasi.

‎“Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan,” ujar AKBP Juleigtin Siahaan.

‎Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya mengamankan para terduga pelaku. Namun situasi berubah cepat ketika salah seorang terduga pelaku diduga hendak menyerang Briptu EM menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA  ‎Gelar Panen Raya, Bupati Ingin Gubernur Saksikan Langsung Luas dan Potensi Sawah Boltara

‎Dalam kondisi yang berlangsung sangat singkat dan penuh tekanan, Brigpol RT mengeluarkan senjata api untuk melumpuhkan pelaku. Namun, tembakan tersebut justru mengenai Briptu EM yang berada di lokasi.

‎“Dengan adanya perlawanan oleh para pelaku, dalam kondisi yang berlangsung sangat cepat tersebut, Brigpol RT mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku, namun ternyata mengenai rekannya sendiri, Briptu EM, sehingga mengalami luka tembak,” jelas Kapolres.

‎Usai kejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD Bolaang Mongondow Utara sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

‎Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Briptu EM dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.15 Wita.
‎Kapolres menegaskan, pascakejadian tersebut, Propam Polda Sulawesi Utara bersama Satreskrim Polres Bolmut langsung melakukan penyelidikan secara profesional dan menyeluruh.

‎“Seluruh personel yang berada di lokasi turut dimintai keterangan untuk memastikan proses investigasi berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur,” tegasnya.

‎Di sisi lain, aparat kepolisian masih memburu dua terduga pelaku yang melarikan diri usai insiden tersebut.

‎Sementara satu orang yang diduga terlibat telah diamankan dan kini menjalani proses hukum.

BACA JUGA  Totok Suryanto: Sinergi Polri dan Dewan Pers Kunci Atasi Oversupply Media dan Lindungi Jurnalis

‎Polda Sulawesi Utara bersama Polres Boltara juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya Briptu EM saat menjalankan tugas negara.

‎“Atas nama Kapolda Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Polda Sulut dan Polres Boltara berkomitmen menangani kejadian ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Sementara itu, upaya pengejaran terhadap dua terduga pelaku yang melarikan diri terus dilakukan hingga berhasil diamankan,” tutup AKBP Juleigtin Siahaan.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Gorontalo Resmi Pangkas OPD dari 32 Menjadi 24, Perkuat Reformasi Birokrasi
Bupati Sofyan: Ayah Hadir, Anak Kuat, Keluarga Tangguh Lahirkan Generasi Hebat
Awalnya Ragu, Ini Cerita Warga Jakarta yang Akhirnya Urus Sertipikat Tanah Tanpa Calo
Murung Raya Sabet Juara Umum MTQ Korpri VIII Kalteng
Kenali Prosedur dan Syarat Pemisahan Bidang Tanah
Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan
Bupati Sofyan Salurkan 3.500 Paket Sembako Bantuan Presiden, Apresiasi Sukses PENAS XVII
Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16

Pemkab Gorontalo Resmi Pangkas OPD dari 32 Menjadi 24, Perkuat Reformasi Birokrasi

Senin, 29 Juni 2026 - 16:04

‎Polisi Ungkap Kronologi Gugurnya Briptu EM, Dua Terduga Pelaku Masih Diburu

Senin, 29 Juni 2026 - 13:12

Bupati Sofyan: Ayah Hadir, Anak Kuat, Keluarga Tangguh Lahirkan Generasi Hebat

Senin, 29 Juni 2026 - 12:42

Awalnya Ragu, Ini Cerita Warga Jakarta yang Akhirnya Urus Sertipikat Tanah Tanpa Calo

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:37

Kenali Prosedur dan Syarat Pemisahan Bidang Tanah

Berita Terbaru

Artikel

Wartawan Harus Berilmu dan Beretika

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:50