Jakarta, Asumsi.id – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Presiden RI secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perjuangan dan pembangunan bangsa. Penganugerahan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian mereka bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sepuluh tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tersebut adalah:
1. Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid
2. Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto
3. Almarhumah Marsinah
4. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja
5. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah
6. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo
7. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin
8. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil
9. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih
10. Almarhum Zainal Abidin Syah
Presiden menyampaikan bahwa penganugerahan ini merupakan pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus meneladani semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa demi kemerdekaan dan kemajuan negara. Melalui gelar kehormatan ini, diharapkan nilai-nilai kepahlawanan dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
“Penganugerahan gelar ini menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa mengenang jasa para pahlawan serta menjaga api perjuangan yang telah mereka nyalakan dalam membangun bangsa. Semoga semangat kepahlawanan ini terus hidup dalam sanubari dan menginspirasi setiap langkah putra-putri bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” ujar Presiden.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi momentum refleksi nasional untuk memperkuat persatuan, mempertegas karakter kebangsaan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang berkeadilan, bermartabat, dan sejahtera.*













