Jakarta – Nama Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden (Setpres), R. Erlin Suastini, S.Sos, menjadi perhatian usai insiden pencabutan kartu pers Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Meski kemudian ID liputan tersebut dikembalikan dan Erlin menyatakan penyesalan, publik mulai menyoroti sosok pejabat yang sehari-hari mengatur urusan keprotokolan dan media di lingkungan Istana.
Karier dan Latar Belakang
Erlin Suastini merupakan pejabat karier yang dipercaya memimpin Biro Pers, Media, dan Informasi sejak Juli 2019. Perempuan dengan latar belakang pendidikan Ilmu Sosial ini pertama kali dikenal luas ketika aktif mendampingi Presiden Joko Widodo pada periode kedua pemerintahannya. Dari situ, Erlin berlanjut melaksanakan tugas yang sama di era Presiden Prabowo Subianto.
Kedekatannya dengan lingkaran kerja Presiden bukan hal baru. Sebagai Kepala Biro Pers, Erlin memiliki akses langsung untuk berkoordinasi dengan Kepala Negara, termasuk dalam pengaturan jadwal, keprotokolan, hingga tata kelola peliputan media.
Ruang Lingkup Tugas
Berdasarkan Keputusan Presiden, Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres memiliki tanggung jawab strategis. Beberapa di antaranya meliputi:
1. Menyelenggarakan keprotokolan kegiatan Presiden maupun Ibu Negara.
2. Mengatur perjalanan resmi Presiden dan Ibu Negara di dalam maupun luar negeri.
3. Mengelola peliputan serta publikasi kegiatan Presiden, Ibu Negara, tamu negara, dan agenda penting lainnya.
4. Mengatur administrasi kewartawanan dan tata kelola jurnalis yang melakukan liputan di Istana.
5. Mengembangkan kerja sama dengan media massa nasional maupun internasional, serta lembaga terkait.
6. Memfasilitasi komunikasi Presiden maupun Ibu Negara dengan masyarakat.
Posisi yang Strategis
Dengan lingkup kerja tersebut, wajar bila Erlin memiliki ruang interaksi luas dengan Presiden. Tak jarang ia terlihat berada di barisan terdepan saat mengatur agenda kenegaraan, bahkan ketika protokol keamanan ketat diberlakukan. Situasi ini membuatnya menjadi salah satu pejabat yang cukup dikenal di kalangan jurnalis maupun tamu negara.(*)










