‎Relaksasi DAU Rp18,9 Miliar, Bupati Sirajudin Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena (Foto: Pemkab Boltara)

Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena (Foto: Pemkab Boltara)

BOLTARA, Asumsi.id Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mendapat tambahan dukungan fiskal melalui kebijakan relaksasi Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp18,9 miliar.

‎Tambahan tersebut terdiri atas pos penguatan fiskal sebesar Rp5,8 miliar dan Dana Bagi Hasil (DBH) kurang bayar Tahun 2023–2024 sebesar Rp13,1 miliar.

‎Kabar tersebut disampaikan Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, saat Rapat Paripurna Penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 di Gedung Rapat Paripurna DPRD Boltara, Selasa (11/8/2026).

‎Bupati Sirajudin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, anggota DPR RI, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan atas kebijakan tersebut.

<span;>‎“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bolaang Mongondow Utara menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pimpinan dan anggota DPR RI, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan atas kebijakan relaksasi DAU tambahan Tahun 2026, khususnya pada pos penguatan fiskal sebesar Rp5,8 miliar dan pos DBH kurang bayar Tahun 2023–2024 sebesar Rp13,1 miliar dengan total Rp18,9 miliar,” ujar Sirajudin.

‎Menurut Sirajudin, kebijakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat terkait pengelolaan keuangan negara Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan pada pekan sebelumnya.

‎Sirajudin menyebutkan, tidak semua daerah memperoleh kebijakan relaksasi tersebut. Menurutnya, tambahan dukungan fiskal itu menjadi kabar baik bagi Pemerintah Kabupaten Boltara.

‎“Tidak semua daerah mendapatkan kebijakan dari Pemerintah Pusat tersebut,” ungkapnya.

‎Tambahan dukungan fiskal tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas keuangan daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Boltara. (*)

Facebook Comments Box
BACA JUGA  Buka Rakor Evaluasi Kebijakan Pendidikan, Wapres Gibran Soroti Masalah Dunia Pendidikan

Editor : Dolvin Rivai

Berita Terkait

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Dinas PU Kabupaten Gorontalo Pacu Infrastruktur UMKM, Kesehatan dan Pariwisata di APBD-P 2026
Sentuh Tanahku Mudahkan Akses Informasi bagi Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026
Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah
Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN
Bupati Gorontalo Tutup Open Turnamen Talaga Jaya Cup 2026, SDN 5 Keluar Sebagai Juara
Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari
Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:11

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 September 2026 - 22:02

Dinas PU Kabupaten Gorontalo Pacu Infrastruktur UMKM, Kesehatan dan Pariwisata di APBD-P 2026

Senin, 14 September 2026 - 19:03

Sentuh Tanahku Mudahkan Akses Informasi bagi Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026

Minggu, 13 September 2026 - 20:23

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Minggu, 13 September 2026 - 19:15

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Berita Terbaru