Banggar DPRD Boltara Minta Rasionalisasi Belanja APBD 2027

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mardan Umar, S.IP., Anggota DPRD Boltara (Foto: Pemkab Boltara)

Mardan Umar, S.IP., Anggota DPRD Boltara (Foto: Pemkab Boltara)

BOLTARA, Asumsi.id — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyoroti adanya selisih antara asumsi pendapatan dan belanja daerah dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
‎
‎Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Banggar DPRD Boltara, Mardan Umar, saat membacakan laporan hasil pembahasan Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam Rapat Paripurna DPRD Boltara, Selasa (11/8/2026).
‎
‎Dalam laporan tersebut disebutkan, asumsi pendapatan daerah Boltara dalam KUA-PPAS 2027 sebesar Rp596,143 miliar, sementara asumsi belanja daerah mencapai Rp604,486 miliar.
‎
‎Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp8,342 miliar antara asumsi pendapatan dan belanja daerah.
‎
‎Banggar meminta TAPD melakukan rasionalisasi terhadap belanja sejumlah kegiatan pada masing-masing perangkat daerah untuk meminimalisir defisit anggaran.
‎
‎Rasionalisasi tersebut diarahkan dengan tetap memprioritaskan belanja publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
‎
‎Selain persoalan belanja, Banggar juga mencatat masih terdapat sejumlah sumber pendapatan daerah yang belum tertuang dalam KUA-PPAS karena pemerintah daerah belum memperoleh kepastian besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sumber pendapatan lainnya.
‎
‎Menurut Banggar, kondisi tersebut membuat postur APBD 2027 masih bersifat dinamis. Finalisasi postur APBD akan dilakukan setelah adanya kepastian pendapatan daerah pascapenetapan APBN Tahun 2027.
‎
‎“Dengan demikian, asumsi pendapatan, asumsi belanja dan asumsi pembiayaan pada KUA-PPAS serta pagu anggaran di masing-masing SKPD dapat disesuaikan setelah adanya kepastian pendapatan daerah Bolaang Mongondow Utara pascapenetapan APBN Tahun 2027,” demikian disampaikan Mardan dalam laporan Banggar.
‎
‎Selain persoalan fiskal, Banggar memberikan sejumlah rekomendasi, antara lain optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan tata kelola penerimaan daerah, peningkatan pelayanan publik dan sumber daya manusia, serta memastikan belanja daerah memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.
‎
‎Banggar juga mendorong peningkatan sektor kesehatan, pertanian dan perikanan, perluasan bantuan pendidikan atau beasiswa, serta perbaikan kualitas pelayanan umum.
‎
‎Dalam laporan tersebut, Mardan menyampaikan bahwa rancangan KUA-PPAS 2027 disusun dengan memperhatikan kondisi ekonomi makro, kebijakan pendapatan, belanja, pembiayaan serta strategi pencapaian pembangunan daerah.
‎
‎Pertumbuhan ekonomi Boltara pada 2025 tercatat 5,29 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,12 persen.
‎
‎Sementara itu, tema pembangunan Boltara 2027 diarahkan pada “Akselerasi Transformasi Ekonomi Inklusif untuk Pemerataan Kesejahteraan dan Tata Kelola Adaptif”, dengan empat prioritas pembangunan daerah.
‎
‎Empat prioritas tersebut meliputi pemerataan akses dan peningkatan kualitas sumber daya manusia; penguatan kewirausahaan, UMKM dan koperasi untuk penciptaan lapangan kerja; peningkatan kualitas lingkungan, permukiman dan keamanan wilayah; serta penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif dan akuntabel. (*)

Facebook Comments Box
BACA JUGA  Wabup Tonny Bersama Masyarakat Dan ASN Gelar Salat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau

Editor : Dolvin Rivai

Berita Terkait

Launching Program Tahtaqu Sekda Sugondo Makmur: Jangan Serahkan Pendidikan Agama Anak Hanya kepada Sekolah dan Guru Ngaji
‎HANTARU ke-66, Enliawaty Hassan Antar Sertipikat ke Rumah Warga
‎TK Al-Multazam Kunjungi Mapolsek Pinogaluman, Kenalkan Dunia Kepolisian Sejak Dini
Bupati Yusra Alhabsyi dan FORKOPIMDA Fasilitasi Perdamaian Pasca-Konflik Desa Tonom dan Ibolian Induk, 11 Poin Disepakati
Digitalisasi Transaksi Daerah Kabupaten Gorontalo Raih Predikat Terbaik se-Sulampua
Tingkatkan Ekonomi dan Kebersamaan, Pemdes Duwanga Gelar Rakyat Fest 2026 dan Peresmian Jalan
Lirik Potensi Kabupaten Gorontalo, TVRI Rencanakan Pengembangan Stasiun Daerah
‎HUT ke-62 Sulut, Aditya Pontoh Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Boltara

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:45

Launching Program Tahtaqu Sekda Sugondo Makmur: Jangan Serahkan Pendidikan Agama Anak Hanya kepada Sekolah dan Guru Ngaji

Jumat, 25 September 2026 - 12:01

‎HANTARU ke-66, Enliawaty Hassan Antar Sertipikat ke Rumah Warga

Jumat, 25 September 2026 - 10:35

‎TK Al-Multazam Kunjungi Mapolsek Pinogaluman, Kenalkan Dunia Kepolisian Sejak Dini

Kamis, 24 September 2026 - 23:23

Bupati Yusra Alhabsyi dan FORKOPIMDA Fasilitasi Perdamaian Pasca-Konflik Desa Tonom dan Ibolian Induk, 11 Poin Disepakati

Kamis, 24 September 2026 - 12:29

Digitalisasi Transaksi Daerah Kabupaten Gorontalo Raih Predikat Terbaik se-Sulampua

Berita Terbaru