Sampah Menggunung, Jalan Cisadane Tak Bisa Dilalui

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Sepekan lebih tumpukan sampah di jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem, arah menuju kantor Bupati Pemalang tidak kunjung diangkut oleh UPT Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang, tumpukan sampah yang membentang ratusan meter panjangnya membendung jalan, akibatnya jalan utama tersebut tidak bisa dilalui oleh warga.

Tempat pembuangan sampah sementara terpadu Pelutan yang berada di jalan Cisadane pun ditutup selama sepekan terakhir, karena sudah tidak mampu menampung buangan sampah.

Hal ini diresahkan oleh masyarakat, terutama warga Kelurahan Kebondalem dan Desa Tambakrejo yang harus memutar jalan jika ingin menuju keduanya.

Kusnadi ( 50 ) sopir truk sampah DLH Pemalang ketika ditemui di lokasi pembuangan sampah mengatakan, sudah hampir sepekan lebih tumpukan sampah menggenangi jalan Cisadane Kelurahan Kebondalem, karena TPST Pelutan tidak sanggup lagi menampung sampah dari masyarakat. Efeknya, sekitar ratusan meter lebih tumpukan sampah di Jalan Cisadane menuju lingkar selatan Pemalang berada di jalanan dan menutup akses masyarakat dari Desa Tambakrejo dan Kelurahan Kebondalem.

BACA JUGA  Kiriman Sampah Tangsel ke TPAS Cilowong dihentikan DLH Kota Serang, Pemkot Tangsel Alihkan 200 Ton Sampah Perhari ke Celeungsi Bogor

“Sudah satu minggu sampah menumpuk karena pembuangan terakhir tidak ada, kalau pembuangan terakhir ada ya pasti sudah bersih semua Pemalang, sementara dari kepala desa dan kelurahan masing-masing membuat lubang untuk pembuangan sementara untuk mengurangi sampah yang di jalan, menunggu informasi penggalian kemana sebenarnya kan dari desa sendiri yang harus cari lahan untuk sementara membuang sampah, ” jelasnya, pada Rabu (29/1).

Sejumlah pengguna jalan juga merasakan hal serupa. Usman (26) warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang mengatakan harus memutar arah cukup jauh jika dirinya ingin menuju kota. Walaupun ada jalur alternatif lainnya, tetapi Jalan Cisadane merupakan jalur utama, sehingga diharapkan sampah dapat segera di angkut, agar aktivitas masyarakat terutama anak sekolah tidak terganggu.

BACA JUGA  Bentuk Rasa Peduli Terhadap Lingkungan, Jajaran Polda Sulsel Membersihkan Sampah Serentak

“Terpaksa saya harus mutar kalau mau ke arah kota dan Kantor kabupaten, ” Keluhnya. (Ragil).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sofyan Puhi Ungkap Dua Kali Menolak Gelar Pulanga: Adat Adalah Amanah dan Pengingat bagi Pemimpin
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan
Kekeringan Melanda, PWN dan BPBD Ngawi Salurkan Air Bersih
‎Rakor Forkopimda Boltara, Aditya Pontoh Tekankan Kamtibmas dan Antisipasi Karhutla
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:46

Sofyan Puhi Ungkap Dua Kali Menolak Gelar Pulanga: Adat Adalah Amanah dan Pengingat bagi Pemimpin

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:25

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:20

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:11

Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:24

Kekeringan Melanda, PWN dan BPBD Ngawi Salurkan Air Bersih

Berita Terbaru