Pertamina Komitmen Dukung SDGs dan Net Zero Emission 2060 lewat Pengembangan SDM dan TJSL

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Asumsi.id PT Pertamina (Persero) telah melakukan berbagai upaya nyata sekaligus memiliki peran strategis sebagai agen penggerak pembangunan khususnya dalam aspek human development (pembangunan sumber daya manusia/SDM). Mengusung Semangat “Energizing Indonesia” atau memberikan energi bagi bangsa, Pertamina tidak hanya menyediakan energi namun turut berkontribusi pada pembangunan SDM, baik dalam organisasi perusahaan, maupun komunitas dan masyarakat luas.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto pada acara Conference on the Future of ASEAN Human Development 2025 di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, pada Rabu (10/9).

Dalam mengembangkan organisasi, Pertamina konsisten mendorong pengembangan kapasitas dan kepemimpinan di lingkungan perusahaan. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah implementasi Respectful Workplace Policy (RWP) sejak tahun 2021, di mana kebijakan ini mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif. Terbukti, hingga akhir 2024, pemimpin perempuan di Pertamina telah mencapai 18,4 persen dari total pemimpin di Pertamina Group. Jumlahnya ditargetkan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 25 persen. Perwira (sebutan bagi Pekerja Pertamina), juga dibekali dengan berbagai program peningkatan kompetensi untuk bidangnya masing-masing, seperti Competency Development Program dan Sustainability Academy.

BACA JUGA  Menparekraf Dorong Pelaku Ekraf Maksimalkan Platform Digital dalam Pemasaran Produk

Sementara untuk pengembangan masyarakat, Pertamina menjalankan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) seperti Beasiswa Sobat Bumi, Sekolah Energi Berdikari, Pertamina Goes to Campus, hingga pendampingan terhadap pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta dukungan generasi muda di bidang olahraga, seni dan budaya.

Pembangunan SDM ala Pertamina tak hanya dijalankan dengan kegiatan pengembangan kompetensi. Juga, melalui optimalisasi peran Pertamina dalam penyediaan energi, sehingga berdampak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Andy menjelaskan, salah satu langkah konkretnya melalui program kerja BBM Satu Harga yang menyediakan BBM hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Pertamina memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan energi BBM dengan harga yang sama, sehingga mewujudkan keadilan energi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan pada akhirnya mencapai kesejahteraan sosial. Hingga Juni 2025, program ini telah menjangkau 573 lokasi di seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Polres Boalemo Berhasil Amankan 2 Pelaku Penimbun BBM Bersubsidi

Pertamina juga memiliki program dekarbonisasi, atau pengurangan emisi karbon dioksida baik pada implementasi bisnisnya maupun program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) seperti Hutan Lestari dan Desa Energi Berdikari. Program TJSL ini menggunakan metode pengembangan masyarakat, sehingga masyarakat dapat mandiri energi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungannya.

“Pembangunan nasional merupakan tanggung jawab bersama. Namun Pertamina memiliki peran strategis, tidak hanya memiliki kekuatan untuk memasok energi bagi Indonesia, tetapi juga kemampuan untuk memberi energi bagi rakyatnya demi masa depan yang lebih baik.” jelas Andi.

Acara ini diselenggarakan oleh ASEAN Human Development Organisation (AHDO). Turut hadir dalam kegiatan yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.

BACA JUGA  Bimtek Pengembangan SDM untuk Optimalisasi Sosialisasi Pilkada 2024 di Kabupaten Bolmut

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

‎Bupati Boltara Temui Menteri ATR/BPN, Bahas RDTR dan Hilirisasi Pertanian
Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional
Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara
Wamenaker: Serikat Pekerja PLN Harus Jadi Mitra Strategis Manajemen
‎Bupati Boltara Bahas Penguatan Fiskal dan Pengentasan Kemiskinan Bersama Sekjen Kemendagri
Bupati Sirajudin Temui Menteri Pertanian, Boltara Dapat Bantuan Traktor hingga Benih Jagung
Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:08

Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:17

Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:42

Wamenaker: Serikat Pekerja PLN Harus Jadi Mitra Strategis Manajemen

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:27

‎Bupati Boltara Bahas Penguatan Fiskal dan Pengentasan Kemiskinan Bersama Sekjen Kemendagri

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:29

Bupati Sirajudin Temui Menteri Pertanian, Boltara Dapat Bantuan Traktor hingga Benih Jagung

Berita Terbaru