19 Tahun Bolmut: Deretan Problem yang Belum Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Rinto Binolombangan (Wartawan Muda)

23 Mei 2026, Bolmut Tepat Berusia 19 Tahun. Dirgahayu Tahun ini seharusnya menjadi momentum refleksi terhadap arah pembangunan daerah. Sebagai daerah otonom yang lahir dengan semangat percepatan kesejahteraan masyarakat, Bolmut memang menunjukkan sejumlah kemajuan. Namun di balik perayaan hari jadi, masyarakat juga masih diperhadapkan dengan berbagai persoalan pembangunan yang hingga kini belum terselesaikan.

Salah satu sorotan utama adalah persoalan rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati yang hingga kini terus menjadi pembahasan publik. Rumah jabatan sebagai simbol pemerintahan daerah semestinya menjadi representasi kesiapan dan kemandirian daerah. Namun persoalan pembangunan, pemanfaatan, hingga pengelolaannya dinilai belum berjalan maksimal dan menyisakan pertanyaan besar tentang efektivitas penggunaan anggaran daerah.

Masalah lain terlihat pada Gedung Pengembangan Pendidikan dan Latihan (Bangdiklat) yang diharapkan menjadi pusat peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur maupun masyarakat. Sayangnya, keberadaan gedung tersebut belum memberikan dampak signifikan sebagaimana tujuan awal pembangunannya. Banyak pihak menilai fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi aset yang belum produktif.

BACA JUGA  Membangun Pengusaha Muslim Tangguh Berlandaskan Nilai Islam

Di sektor pemerintahan kecamatan, ketiadaan rumah dinas Camat Bintauna, Sangkub, dan Bolangitang Timur juga perlu menjadi perhatian.Sebab,kecamatan merupakan ujung tombak pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Sementara itu, Pasar Rakyat Bintauna yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat belum berkembang sesuai harapan. Aktivitas perdagangan dinilai belum maksimal, fasilitas pasar masih memerlukan pembenahan, dan daya tarik ekonomi kawasan belum mampu mendorong peningkatan kesejahteraan pedagang secara signifikan.

Persoalan yang paling sering disorot masyarakat adalah kampus yang tak kunjung berdiri di Bolmut. Selama 19 tahun, harapan menghadirkan perguruan tinggi di daerah sendiri masih sebatas wacana. Akibatnya, banyak generasi muda Bolmut harus keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kondisi ini tidak hanya membebani ekonomi keluarga, tetapi juga memperlambat peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

BACA JUGA  Siapkan Rumah Aspirasi, Dewi Mondo: Ingin lebih dekat dengan Masyarakat

Di bidang infrastruktur dan konektivitas, Pelabuhan Tuntung menjadi contoh proyek yang hingga kini belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Harapan menjadikan pelabuhan tersebut sebagai pusat aktivitas ekonomi dan transportasi belum terwujud sepenuhnya. Persoalan legalitas, pengelolaan, hingga optimalisasi fungsi pelabuhan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Kerusakan parah Jalan Pimpi–Huntuk juga menjadi simbol tantangan pembangunan infrastruktur di Bolmut. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat justru sering dikeluhkan karena kondisi rusak yang menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Berbagai persoalan ini menunjukkan bahwa di usia ke-19 tahun, Bolmut masih menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Masyarakat tentu berharap momentum ulang tahun daerah bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi titik evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang belum tuntas.

BACA JUGA  Padel, Olahraga Raket yang Lagi Naik Daun di Dunia

Bolmut memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan pariwisata. Namun potensi tersebut membutuhkan keseriusan, konsistensi, serta keberanian pemerintah.

Usia 19 tahun seharusnya menjadi fase kedewasaan bagi sebuah daerah. Bukan sekadar merayakan perjalanan waktu, tetapi memastikan bahwa setiap pembangunan yang direncanakan benar-benar hadir untuk kepentingan rakyat dan masa depan Bolaang Mongondow Utara yang lebih maju.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Anak Tangga Binadow, Terikrar Pertemuan Keramat di Lapangan Inomasa, Bolmut Kini Telah Menginjak Usia Dewasa
Pencurian Pasir Silika oleh PT Conch, Polres Bolmut Diam; Ada Apa?
Rahmanto Pimpin Perang Lawan Stunting
Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri
Jurnalis Muslim Andre Hariyanto Serukan Umat Maksimalkan Ibadah di Bulan Ramadhan
Tips Mengenal Wartawan Bodrex/Abal-Abal dan Wartawan Profesional
Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Ramadhan Tiba Sebentar Lagi, Ini Versi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:23

19 Tahun Bolmut: Deretan Problem yang Belum Tuntas

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00

Dari Anak Tangga Binadow, Terikrar Pertemuan Keramat di Lapangan Inomasa, Bolmut Kini Telah Menginjak Usia Dewasa

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:08

Pencurian Pasir Silika oleh PT Conch, Polres Bolmut Diam; Ada Apa?

Selasa, 21 April 2026 - 16:03

Rahmanto Pimpin Perang Lawan Stunting

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:33

Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri

Berita Terbaru