‎Januari 2026, Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 kembali mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS, setelah pada Desember 2025 mencatat surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS.

‎Dalam siaran pers resminya yang dipublikasikan melalui laman www.bi.go.id, ‎Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk terus menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

‎Surplus neraca perdagangan yang berlanjut terutama bersumber dari berlanjutnya surplus neraca perdagangan nonmigas. Neraca perdagangan nonmigas pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 3,23 miliar dolar AS, seiring dengan tetap kuatnya ekspor nonmigas sebesar 21,26 miliar dolar AS.

‎Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati maupun produk manufaktur seperti nikel dan barang daripadanya, kendaraan dan bagiannya, mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, serta alas kaki.

‎Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia. Sementara itu, neraca perdagangan migas tercatat defisit sebesar 2,27 miliar dolar AS pada Januari 2026 sejalan dengan penurunan ekspor migas di tengah menurunnya impor migas.*

Facebook Comments Box
BACA JUGA  Cegah Sengketa Pertanahan, Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Sosialisasikan Pemasangan Tanda Batas Tanah

Sumber Berita: https://www.bi.go.id/id

Berita Terkait

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah
Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:30

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Jumat, 17 April 2026 - 12:23

Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah

Jumat, 17 April 2026 - 12:08

Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan

Jumat, 17 April 2026 - 09:28

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Jumat, 17 April 2026 - 09:04

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Berita Terbaru