Gulir Untuk Melanjutkan Konten
BeritaLimbotoRegional

Kinerja ASN Masuk Kategori Tinggi, Ekonomi Tumbuh 5,85 Persen: Pemkab Gorontalo Tancap Gas di 2026

79
×

Kinerja ASN Masuk Kategori Tinggi, Ekonomi Tumbuh 5,85 Persen: Pemkab Gorontalo Tancap Gas di 2026

Sebarkan artikel ini

LIMBOTO, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo langsung tancap gas mengawali tahun 2026. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memimpin Apel Perdana Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Gorontalo, Senin (5/1/2026), sebagai penanda dimulainya agenda besar percepatan pembangunan dan penguatan kinerja birokrasi.

Apel perdana ini diikuti Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, para asisten, pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Gorontalo, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Dalam amanatnya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa apel bersama lintas jenjang pemerintahan ini mencerminkan sistem pemerintahan yang solid, terpadu, dan berkesinambungan—mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Kebersamaan dalam apel ini adalah simbol kesatuan arah, keselarasan program, dan komitmen kolektif untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan benar-benar berpihak kepada rakyat,” tegas Bupati.Sofyan

BACA JUGA  Pemkab Gorontalo Perkokoh Kerjasama Indonesia dan Jepang pengembangan Produk berbasis Kakao

Bupati Sofyan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN Kabupaten Gorontalo atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan. Menurutnya, capaian pembangunan daerah yang diraih saat ini merupakan buah dari kerja kolektif dan konsistensi seluruh jajaran birokrasi.

Salah satu capaian strategis yang disoroti adalah Indeks Profesionalitas ASN Kabupaten Gorontalo berdasarkan penilaian Kantor Regional XI BKN. Dari total 4.017 ASN, Kabupaten Gorontalo berhasil meraih kategori tinggi dengan nilai rata-rata 86,93. Capaian ini menjadi bukti kuat penerapan sistem merit dan kualitas manajemen SDM aparatur yang semakin matang.

“Ini menunjukkan bahwa birokrasi Kabupaten Gorontalo dikelola secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi,” ujarnya.

Kinerja birokrasi yang solid tersebut berdampak langsung pada indikator makro pembangunan daerah.

BACA JUGA  DPRD Boltara Gelar Paripurna Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2025

Bupati mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat 4,10 persen, lalu melonjak signifikan menjadi 5,85 persen pada semester II tahun 2025.

Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gorontalo juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2025, IPM mencapai 71,54, naik 0,58 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 70,96. Peningkatan ini mencerminkan membaiknya kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat.

Di sisi lain, upaya penanggulangan kemiskinan juga menunjukkan hasil positif. Pada tahun 2025, tingkat kemiskinan Kabupaten Gorontalo berhasil ditekan menjadi 14,89 persen, turun 1,54 poin dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 15,43 persen. Penurunan ini merupakan hasil sinergi berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta intervensi pembangunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA  Masyarakat Kecamatan Bintauna Keluhkan Sejumlah Persoalan Kepada Paslon Suriansyah-Ramses

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sofyan Puhi juga menyinggung pelantikan 3.013 PPPK Paruh Waktu yang dilaksanakan pada 19 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam penataan sumber daya aparatur guna memperkuat kualitas layanan publik.

“Saya berharap PPPK paruh waktu yang telah dilantik dapat segera beradaptasi, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta menunjukkan kinerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” pesannya.

Kepada seluruh pimpinan OPD, Bupati meminta agar PPPK yang telah dilantik diberikan penugasan yang jelas, sesuai kompetensi, dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kinerja organisasi perangkat daerah.

Menutup amanatnya, Bupati Sofyan Puhi mengajak seluruh ASN menjadikan tahun 2026 sebagai tahun akselerasi kinerja, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gorontalo.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *