Pemkab Gorontalo Gandeng Yayasan Perisa, Dorong Semua Anak Muslim Bisa Berbahasa Arab

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limboto, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai membuka ruang kolaborasi dengan Yayasan Perisa dalam mendorong program “Semua Anak Muslim Bisa Berbahasa Arab.” Program ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Gorontalo Eman Kadir, melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Yayasan Perisa untuk melihat secara langsung konsep serta mekanisme pelaksanaan program tersebut, Jumat (11/9)

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas kolaborasi di bidang pendidikan dan keagamaan, khususnya dalam membangun kemampuan generasi muda.

BACA JUGA  Hari Buruh 2026: DPRD Murung Raya Soroti Akses Kerja Layak dan Kualitas SDM Lokal

Program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan visi “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan”, terutama misi membangun sumber daya manusia yang beragama, berbudaya, unggul dan kompetitif.

Bagi Pemkab Gorontalo, penguasaan bahasa Arab bukan semata kemampuan berbahasa, tetapi dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat literasi keagamaan, membuka akses terhadap khazanah Islam, sekaligus membangun kepercayaan diri generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.

Arah tersebut juga sejalan dengan kebijakan Pemkab Gorontalo yang menempatkan pembangunan bidang keagamaan dan budaya sebagai salah satu prioritas daerah.

Sugondo Makmur mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik berbagai inisiatif masyarakat yang memiliki tujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun generasi. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, yayasan, keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA  ‎Wabup Boltara Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwarcab

“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan bahasa, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Karena itu, setiap program yang memiliki nilai pendidikan dan keagamaan perlu kita lihat peluang sinerginya dengan program pemerintah daerah,” ujar Sugondo.

Kabag Kesra Eman Kadir menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap konsep program, termasuk pola pembelajaran, sasaran peserta, tenaga pengajar serta mekanisme kerja sama yang akan dibangun.

Ia berharap program tersebut nantinya dapat dirancang secara terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Prinsipnya kita ingin program ini berjalan baik, terarah dan memberi manfaat bagi anak-anak. Tentu semuanya akan kita koordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Eman.

BACA JUGA  Pantau Lokasi Banjir di Bolmong: Jusnan Ajak SKPD Sumbang Dana dan Buka Posko Bencana

Program “Semua Anak Muslim Bisa Berbahasa Arab” pun diharapkan tidak berhenti sebagai program pembelajaran bahasa, tetapi menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk generasi Kabupaten Gorontalo yang religius, berbudaya, unggul dan kompetitif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mentan Amran Copot Manajer Pupuk Banggai, Petani Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi
LP2B Jatim Lampaui Target, Menteri Nusron Minta Pemda Segera Integrasikan ke dalam RTRW
Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian
Yayasan Suara Utama Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Siap Perkuat Profesionalisme Media
‎Kecamatan Tibawa Jadi Pusat Inovasi “Lebe Gacor”, Bupati Gorontalo Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Stunting
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
Haornas 2026 Jadi Momentum Kembalikan Aktivitas Bergerak sebagai Gaya Hidup

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:01

Mentan Amran Copot Manajer Pupuk Banggai, Petani Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Jumat, 11 September 2026 - 21:25

LP2B Jatim Lampaui Target, Menteri Nusron Minta Pemda Segera Integrasikan ke dalam RTRW

Jumat, 11 September 2026 - 21:19

Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

Jumat, 11 September 2026 - 21:03

Pemkab Gorontalo Gandeng Yayasan Perisa, Dorong Semua Anak Muslim Bisa Berbahasa Arab

Jumat, 11 September 2026 - 07:53

Yayasan Suara Utama Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Siap Perkuat Profesionalisme Media

Berita Terbaru