Asumsi.id – Persija Jakarta harus pulang dari Samarinda dengan kepala tertunduk. Melawan Borneo FC di Stadion Segiri pada Minggu (28/9/2025) malam, Macan Kemayoran kalah 1-3.
Persija kebobolan tiga kali lebih dulu. Joel Vinicius (45’), Kei Hirose (55’), dan Douglas Coutinho (90’) jadi eksekutor yang bikin tuan rumah unggul jauh. Gol hiburan Persija baru lahir di menit 90+8’, lewat sundulan Gustavo Almeida setelah menerima umpan lambung Allano Lima.
Pelatih Mauricio Souza buka suara soal jalannya laga. Menurutnya, Persija sebenarnya tampil dominan. “Kami punya lebih banyak tembakan ke gawang dan menguasai bola 64 persen. Tapi pemain harus bekerja lebih keras agar tidak kebobolan,” kata Mauricio.
Ia menyoroti masalah transisi cepat lawan. “Kami kebobolan tiga gol dari situasi serangan balik. Gol terakhir mirip dengan saat melawan PSM. Saya sudah menunjukkan video kepada pemain agar hal ini tidak terulang. Menguasai bola itu penting, tapi yang terpenting adalah hasil akhir dengan tiga poin,” jelasnya.
Mauricio juga sempat menyinggung kinerja wasit Nendi Rohaedi. “Menurut saya, wasit kurang baik hari ini. Kami mendapat beberapa kartu kuning yang tidak layak. Bahkan saya sendiri dikartu hanya karena meminta permainan dilanjutkan,” ujarnya.
Jakmania jelas menunggu kebangkitan. Setelah dua kekalahan beruntun, tekanan pada Persija makin besar. Segera bangkit, Can!











