SMK Almamater Telaga Jadi Rujukan, Terima Kunjungan Study Tiru dari SMKS Melati Luwu Utara

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo, Asumsi.id – SMK Almamater Telaga kembali menunjukkan kiprahnya dalam inovasi pendidikan vokasi dengan menerima kunjungan study tiru dari SMKS Melati Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (4/5/2026).

Kunjungan ini difokuskan pada penguatan program pembelajaran berbasis industri yang telah diterapkan di SMK Almamater Telaga.

Kepala SMK Almamater Telaga, Rapia Bahoea, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari tantangan riil yang dihadapi sekolah pada tahun 2022. Saat itu, lima guru produktif dinyatakan lulus seleksi PPPK, sehingga sekolah mengalami kekurangan tenaga pengajar di bidang kejuruan.

“Situasi tersebut berdampak pada keterbatasan proses pembelajaran produktif. Untuk itu, kami bersama tim kurikulum mencari solusi agar kualitas pembelajaran tetap terjaga. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengalihkan sebagian pembelajaran produktif langsung ke dunia industri,” ungkap Rapia.

BACA JUGA  Sambut Ramadhan, Jamaah dan Pengurus BTM Kompak Bersihkan Masjid Agung Baitul Makmur

Ia menambahkan, kebijakan tersebut terbukti menjadi solusi efektif. Meski dihadapkan pada keterbatasan SDM, siswa tetap memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Inovasi ini kemudian mendapat perhatian dalam sebuah workshop di SMK Gotong Royong, yang menghadirkan narasumber dari LPPPTK LPTK Goa, Sulawesi Selatan, Muhamad Hasri. Dalam forum tersebut, SMK Almamater Telaga memaparkan tantangan yang dihadapi, termasuk kekurangan guru produktif akibat kelulusan PPPK.

“Dari forum itu, solusi pembelajaran berbasis industri semakin diperkuat dan bahkan menjadi contoh yang terus disampaikan dalam berbagai kesempatan oleh narasumber,” jelasnya.

Kunjungan SMKS Melati Luwu Utara menjadi bukti bahwa langkah inovatif SMK Almamater Telaga kini mulai diakui dan dijadikan referensi oleh sekolah lain. Melalui program ini, sekolah tidak hanya mampu mengatasi keterbatasan internal, tetapi juga menciptakan model pembelajaran adaptif yang selaras dengan kebutuhan industri.

BACA JUGA  Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, tapi juga Kompetensi

Rapia berharap, kunjungan tersebut dapat mempererat kolaborasi antar sekolah vokasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi momentum berbagi praktik baik. Kami terbuka untuk kolaborasi demi mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing,” pungkasnya.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemdes Ambukha Gandeng Bank Sumut, BLT-DD Disalurkan Nontunai
Sekda Boltara Tegaskan Audit 2026 untuk Cegah Masalah dan Perkuat Pengawasan
Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat
‎Bupati Sirajudin Tegaskan Disiplin ASN, Kepala OPD Diminta Jadi Pengawas Langsung
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
Pemkab Gorontalo Apresiasi Khitanan dan Akikah Massal di Desa Motoduto
Tutup HUT RI ke-81 Limboto Barat, Sekda Sugondo Makmur Serap Aspirasi Pembangunan dan Perkuat Motivasi Petani
Investasi Hotel Asia Pasifik Tembus US$6,8 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:22

Pemdes Ambukha Gandeng Bank Sumut, BLT-DD Disalurkan Nontunai

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:57

Sekda Boltara Tegaskan Audit 2026 untuk Cegah Masalah dan Perkuat Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:37

Bupati Sofyan Puhi: PKK Harus Jadi Penggerak Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:08

‎Bupati Sirajudin Tegaskan Disiplin ASN, Kepala OPD Diminta Jadi Pengawas Langsung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:57

Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup

Berita Terbaru