‎ATR/BPN Hadirkan Tiga Transformasi Layanan, Pengukuran Tanah Ditargetkan Selesai 12 Hari

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JAKARTA, Asumsi.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan tiga transformasi dalam layanan dan organisasi bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
‎
‎Tiga transformasi tersebut meliputi layanan Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak Terintegrasi, dan penerapan sistem Organisasi Berbasis Wilayah. Ketiganya diluncurkan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat, Senin (17/8/2026).
‎
‎Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah layanan Pengukuran Terjadwal. Layanan ini diterapkan mulai 17 Agustus 2026 di 446 Kantah di Indonesia.
‎
‎Melalui layanan tersebut, masyarakat mendapatkan kepastian waktu pelaksanaan pengukuran dengan masa tunggu maksimal tujuh hari. Pemohon dapat menentukan atau mengetahui jadwal kapan bidang tanahnya akan dilakukan pengukuran.
‎
‎Setelah proses pengukuran, pemrosesan hasil pengukuran hingga menjadi Peta Bidang Tanah (PBT) ditargetkan selesai dalam waktu maksimal lima hari.
‎
‎Dengan skema tersebut, keseluruhan proses layanan Pengukuran Terjadwal ditargetkan dapat diselesaikan maksimal 12 hari.
‎
‎Dalam pelaksanaannya, layanan ini menggunakan prinsip first in, first out (FIFO). Artinya, permohonan yang lebih dahulu masuk akan dilayani terlebih dahulu.
‎
‎Transformasi tersebut dihadirkan ATR/BPN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepastian, kecepatan, dan kualitas pelayanan pertanahan bagi masyarakat.
‎
‎Kementerian ATR/BPN berharap inovasi tersebut dapat memberikan pengalaman layanan pertanahan yang semakin mudah, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. (*)

BACA JUGA  DPP PSI Siap "Perang" Pemilu 2029, DPW Gorontalo Bertekad Bangun Pasukan Militan
Facebook Comments Box

Berita Terkait

​Dorong Digitalisasi dan UMKM, Pemkab Gorontalo Jalin Kerja Sama Strategis dengan Bank SulutGo
Sekda Boltara: RDTR Pinogaluman Harus Jadi Pedoman Pembangunan
Tekan Risiko Malaria, Ketua TP-PKK Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dan Kebersihan Lingkungan
Kapolsek Sangkub Hadiri Panen PM-AAS, Sinergi Pertanian Diperkuat
Hari Santri Nasional 2026 di Ngawi, Sejumlah Agenda Keagamaan dan Santri Disiapkan
‎Bupati Gorontalo Minta Kader PMII Berani Kritis Berbasis Data dan Tetap Santun
Wabup Tonny Tegaskan Program Pemberdayaan UKM Harus Segera Dirasakan Masyarakat
‎Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Tegaskan Jadi Anggota Sejak 2025

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:39

​Dorong Digitalisasi dan UMKM, Pemkab Gorontalo Jalin Kerja Sama Strategis dengan Bank SulutGo

Rabu, 30 September 2026 - 12:21

Sekda Boltara: RDTR Pinogaluman Harus Jadi Pedoman Pembangunan

Rabu, 30 September 2026 - 11:30

Tekan Risiko Malaria, Ketua TP-PKK Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 29 September 2026 - 18:19

Kapolsek Sangkub Hadiri Panen PM-AAS, Sinergi Pertanian Diperkuat

Selasa, 29 September 2026 - 12:23

Hari Santri Nasional 2026 di Ngawi, Sejumlah Agenda Keagamaan dan Santri Disiapkan

Berita Terbaru