Ayam Kampung Jadi Primadona, Varietas Unggul Mulai Dikembangkan

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayam kampung semakin diminati masyarakat karena cita rasa dagingnya yang gurih dan teksturnya lebih kenyal dibanding ayam ras pedaging. Permintaan pasar yang terus meningkat mendorong peternak dan peneliti untuk mengembangkan varietas unggul yang lebih cepat tumbuh serta mampu menghasilkan telur dalam jumlah lebih banyak.

Suryanto, seorang peternak asal Malang, Jawa Timur, mengakui tren tersebut. “Permintaan ayam kampung terus naik, terutama dari rumah makan dan konsumen rumah tangga. Tantangan kami adalah bagaimana bisa panen lebih cepat tanpa mengurangi kualitas rasa,” ujarnya, Jumat (26/9).

Upaya pengembangan ayam kampung unggul dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melalui persilangan. Salah satunya menghasilkan ayam kampung super yang dapat dipanen dalam waktu 60 hingga 70 hari, jauh lebih singkat dibanding ayam kampung tradisional yang membutuhkan 90 hingga 120 hari. Varian baru ini tetap mempertahankan cita rasa khas sekaligus memberi keuntungan lebih cepat bagi peternak.

BACA JUGA  Kue dan Minuman Segar untuk Menu Takjil Buka Puasa Ramadhan

Menurut Dwi Retno, peneliti peternakan dari Universitas Brawijaya, inovasi ini menjadi solusi bagi peternak kecil. “Kalau dulu peternak harus menunggu lama untuk panen, sekarang ada pilihan ayam kampung unggul yang lebih efisien. Ini membantu peternak rakyat tetap bersaing di pasar,” katanya.

Kementerian Pertanian mencatat konsumsi ayam kampung nasional tumbuh 5 hingga 7 persen setiap tahun. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh tren kuliner tradisional serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan lokal berkualitas. Meski harganya lebih tinggi, konsumen tetap setia memilih ayam kampung karena dianggap lebih sehat dan memiliki rasa yang lebih alami.

Namun, pengembangan ayam kampung bukan tanpa hambatan. Harga pakan yang terus naik, keterbatasan bibit unggul, serta minimnya akses teknologi masih menjadi tantangan besar di lapangan. Peternak berharap pemerintah dan lembaga terkait dapat memberikan dukungan yang lebih nyata, mulai dari distribusi bibit hingga pendampingan manajemen kandang.

BACA JUGA  PENGARUH FREEZE DRYING PADA PRODUK-PRODUK PANGAN

Dengan semakin banyaknya varietas unggul yang dikembangkan, ayam kampung diyakini akan tetap menjadi primadona unggas Indonesia. Selain memperkuat ketahanan pangan nasional, keberadaan ayam kampung juga memberi peluang besar bagi peternak rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

‎Buzzer dan Jasa Buzzer Politik: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Risiko, dan Etikanya
Wartawan Harus Berilmu dan Beretika
19 Tahun Bolmut: Deretan Problem yang Belum Tuntas
Dari Anak Tangga Binadow, Terikrar Pertemuan Keramat di Lapangan Inomasa, Bolmut Kini Telah Menginjak Usia Dewasa
Rahmanto Pimpin Perang Lawan Stunting
Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri
Jurnalis Muslim Andre Hariyanto Serukan Umat Maksimalkan Ibadah di Bulan Ramadhan
Tips Mengenal Wartawan Bodrex/Abal-Abal dan Wartawan Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:54

‎Buzzer dan Jasa Buzzer Politik: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Risiko, dan Etikanya

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:50

Wartawan Harus Berilmu dan Beretika

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:23

19 Tahun Bolmut: Deretan Problem yang Belum Tuntas

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00

Dari Anak Tangga Binadow, Terikrar Pertemuan Keramat di Lapangan Inomasa, Bolmut Kini Telah Menginjak Usia Dewasa

Selasa, 21 April 2026 - 16:03

Rahmanto Pimpin Perang Lawan Stunting

Berita Terbaru